Eee PC 1015PW Gold Laptop Asus Pertamaku

Bicara laptop pasti kita semua punya laptop yang pertama sekali kita miliki.
Apakah laptop pertama Anda? Barangkali kita masih ingat dengan jelas laptop pertama yang kita miliki untuk pertama kali.

Laptop pertama saya sebenarnya adalah Acer 4535 dengan prosesor AMD Turion yang saya beli pertengahan tahun 2009 di Acer Center Sun Plaza, Medan dengan garansi resmi nasional Indonesia.

Namun setelah pemakaian lebih kurang 1 tahun, tepatnya di tahun 2010 laptop pertama saya itu mengalami kerusakan setelah melewati batas garansi pada bagian chipset di motherboardnya. Setelah beberapa kali masuk servis hasilnya begitu-begitu saja dan sering mengulah, akhirnya saya putuskan untuk menjual laptop Acer 4535 tersebut.

Saat itu di tahun 2010 banyak kegiatan kampus yang harus dikerjakan, diselesaiakan dengan segera seperti pengerjan laporan PKL dan juga persiapan pengerjaan Skripsi untuk dapat Wisuda di bulan Oktober 2011.

Wisuda Bersama Asus EeePC 1015PW

Awal tahun 2011 atas saran teman kuliah pada waktu itu dan juga dari hasil baca-baca di Google saya pun membeli laptop Asus pertama saya yaitu Asus EeePC 1015PW Gold. Pada masa itu ternyata sedang trendnya laptop dengan layar berukuran 10 inch dengan istilah Netbook.

Laptop atau Netbook Asus EeePC 1015PW ini sangat enak dan ringkas di bawa kemana-mana pada masa itu, kesan simple, trendy menemani segala aktivitas kampus saya dikarenakan beratnya juga hanya 1.25kg.

Netbook ini ditenagai prosesor dual core Intel Atom N570 dan menjadi Netbook yang pertama menggunakan prosesor tersebut sehingga adanya peningkatan kinerja untuk multitasking, sehingga dapat meningkatkan efisiensi saat kita bekerja dan bermain.

Lainnya yang saya senangi dari Netbook Asus EeePC 1015PW ini adalah adanya port USB 3.0 yang dapat mempercepat pertukaran data 10 kali lebih cepat bila dibandingkan dengan port USB 2.0, juga adanya sistem operasi (OS) Express Gate yang dari Asus diklaim mampu memproses boot up dengan cepat yang menawarkan fungsi instant sehingga kita dapat mengecek email, instant message serta menjelajah internet tanpa harus menunggu loading Windows.

Ditambah lagi dengan daya tahan baterai yang oleh pihak Asus dapat bertahan lebih kurang 10 jam, pada kenyataannya saat pemakaian yang rutin saya hanya mendapati lebih kurang 7 atau 6 jam untuk daya tahan baterai tapi ini sudah lebih dari cukup untuk semua kegiatan kampus saya pada waktu itu.

Saya sangat mendapatkan pengalaman terbaik dan sangat berkesan dengan Netbook Asus EeePC 1015PW ini sebagai laptop Asus pertama yang saya miliki. Akhirnya dengan Netbook inilah semua kegiatan kampus saya tuntaskan dari laporan PKL hingga saya dapat Wisuda S1 di bulan Oktober 2011.

Asus EeePC 1015PW Netbook yang Kuat dan Tangguh

Pernah punya pengalaman yang tidak menyenangkan sewaktu di siang hari nongkrong di McD Ringroad, Netbook ini terjatuh dari dalam tas saya dan syukurnya tidak ada kendala yang berarti, hanya tombol power yang agak bengkok sedikit, selebihnya laptop dapat berfungsi dengan baik dan normal.

Asus memang kuat dan tangguh, tidak salah akhirnya saya memilih Asus untuk semua kegiatan sehari-hari saya dari dulu hingga sekarang. Benar kata teman saya pada waktu itu, Asus itu jago di perangkat keras (hardware), jago di bagian jeroan PC seperti motherboard/mainboard, dll.

Oh iya sekedar info Asus Netbook EeePC 1015PW ini masih berfungsi sampai sekarang setelah 8 tahun pemakaian walaupun sekarang beberapa tuts sudah tidak berfungsi sehingga harus pakai keyboard eksternal, baterai yang sudah soak sehingga dalam pemakaian harus dicolok ke listrik dan juga di layar Netbook sudah mulai ada garis-garis sebagai tanda adanya kerusakan layar tapihingga sekarag pada dapa dipakai, masih hidup karena kualitas motherboard/mainboard Asus memang jempol abis.

Sebagai laptop atau Netbook berukuran 10 inch saya cukup puas dengan kinerja dan kecepatan yang memberikan pengalaman terbaik serta dengan fitur yang menarik untuk efisiensi saat bekerja, kinerja portable yang memukau, konektivitas yang lengkap membuat fleksibilitas meningkat.

Berdasarkan pengalaman terbaik inilah maka di bulan Februari 2012 saya memutuskan kembali membeli Asus untuk ke dua kalinya, yaitu Asus N43SL garansi resmi nasional Indonesia.

Seperti apa keseruan dan pengalaman saya selama menggunakannya lebih kurang 7 tahun hingga sampai saat ini di Oktober 2019, tunggu di artikel berikutnya.

Semoga sharing pengalaman pribadi ini dapat bermanfaat dan memberikan wawasan yang baru kepada teman-teman semua yang mau membeli laptop untuk pertama kalinya. Dengan sharing kali ini tentu dapat dengan bijak dalam memilih laptop terbaik untuk menemani segala aktivitas teman-teman semua.

Nah bagaimana pengalaman teman-teman semua dengan laptop pertamanya? Mari kita diskusikan di kolom komentar.
Terima kasih atas kunjungannya.

Salam blogger.

4 Comments

  1. Wuah. Pengen punya laptop Asus juga. Mereka enggak pelit ngasi processor. Selain itu mau juga ngasi garansi selama dua tahun. Wow. Saat ini saya masih wishlist saja. Mengingat laptop yang saya punya adalah processor atom. Hanya bisa melakukan satu kegiatan saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Prosesor Intel Atom saat ini pastinya sudah sangat jauh sekali ketinggalan. Heheee

      Iya benar sekali pada masa itu, di Februari 2012 sewaktu saya kembali membeli ASUS N43SL, hanya Asus yang pertama sekali yang saya tahu yang berani memberikan garansi resmi nasional Indonesia selama 2 tahun untuk Hardware/Perangkat Keras seperti mainboard, layar, HDD atau Hardisk.

      Pengalaman pribadi selama pakai produk Asus dari 2011 hingga sekarang 2019 sangat memuaskan sekali mulai dari Asus pertama saya EeePC 1015PW beli awal 2011, Asus N43SL di Februari 2012, Zenfone 2 ZE551ML di Agusutus 2015, dan Asus Zenfone 3 ZE552KL sekaligus Asus ZenBook UX310UQK yang saya beli di waktu yang sama di bulan April 2017 dengan semuanya garansi resmi nasional Indonesia.

      Semua masih berfungsi dengan baik dan normal. Dan tentunya nanti akan saya buatkan artikelnya kak untuk berbagai pengalaman selama pakai produk Asus ini.

      Terima kasih iya kak atas kunjungannya....

      Delete
  2. Dan di tahun itu, Asus jadi lirikan karena dengan spek yang lumayan harganya gak begitu bikin kantong bolong.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehee, betul sekali.
      Harga terjangkau dan spek lumayan oke di tahun itu.

      Tapi saat ini Asus tetap jadi pilihan yang terbaik kalau menurut saya, apalagi kalau untuk laptop pertama kali yang akan kita pakai.

      Terima kasih atas kunjungannya...

      Delete

Post a Comment

Previous Post Next Post